Anjuran Untuk Bershalawat - Sedekah Amanah || Yayasan Gerak Manfaat Umat

Anjuran Bershalawat - Sedekah Amanah

Dari Abu Hurairah, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

ุฑَุบِู…َ ุฃَู†ْูُ ุฑَุฌُู„ٍ ุฐُูƒِุฑْุชُ ุนِู†ْุฏَู‡ُ ูَู„َู…ْ ูŠُุตَู„ِّ ุนَู„َู‰َّ

“Sungguh celaka, orang yang disebut namaku di sisinya lantas ia tidak bershalawat untukku” (HR. Tirmidzi no. 3545. Al Hafizh Abu Thohir mengatakan bahwa sanad hadits ini hasan)

Ibnul Qayyim menyebutkan bahwa yang dimaksud ‘raghima anfu’ adalah doa jelek dan celaan. Doa seperti ini ada ketika meninggalkan sesuatu yang bukan sekedar sunnah. Orang yang meninggalkan sunnah tentu tidak didoakan jelek seperti itu.

Dari ‘Ali bin Abi Tholib, ia berkata bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

ุงู„ْุจَุฎِูŠู„ُ ุงู„َّุฐِู‰ ู…َู†ْ ุฐُูƒِุฑْุชُ ุนِู†ْุฏَู‡ُ ูَู„َู…ْ ูŠُุตَู„ِّ ุนَู„َู‰َّ

“Orang yang disebut pelit adalah orang yang ketika disebut namaku di sisinya lalu ia tidak bershalawat untukku.” (HR. Tirmidzi no. 3546. Al Hafizh Abu Thohir mengatakan bahwa sanad hadits ini hasan)

Pernyataan pelit menunjukkan gelaran yang jelek. Jika tidak bershalawat ketika itu hanyalah perkara sunnah, tentu tidak digelari seperti itu. Istilah bakhil (pelit) juga ditujukan pada orang yang enggan memenuhi yang wajib.

____

Sumber: https://rumaysho.com/10360-waktu-dan-tempat-untuk-bershalawat-5.html

Bagikan :